Berita Terkini
Gambar

Timnas pemenangan AMIN meneguhkan komitmen pada pemberantasan korupsi


Jakarta, 8 Desember. Tim Nasional Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin) menegaskan komitmen mereka dalam upaya memberantas korupsi dengan mengusung dua program prioritas. Program tersebut melibatkan pemperkuatan kembali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan implementasi kurikulum antikorupsi di semua tingkat sekolah.

Ketua Dewan Pakar Timnas Amin, Hamdan Zoelva, menjelaskan rencana pemperkuatan KPK dengan memperbaiki undang-undang yang saat ini dianggap melemahkan lembaga antirasuah tersebut.

"Salah satu yang menjadi perhatian adalah KPK. Kami akan kembali memperkuat KPK, memperbaiki kembali undang-undang KPK tentu nanti melibatkan DPR," ujar Zoelva.

Pemperbaikan undang-undang ini dianggap sebagai program prioritas Anies-Muhaimin dari segi hukum, dan jika terpilih sebagai presiden dan wakil presiden, akan segera diimplementasikan.

"Ini akan menjadi langkah penting untuk memberikan daya gedor yang lebih kuat dalam pemberantasan korupsi,” tambahnya.

Sementara itu, sebagai langkah jangka panjang, Timnas Amin berencana menerapkan kurikulum antikorupsi di semua tingkat pendidikan, mulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi. Zoelva menekankan urgensi pendidikan anti-korupsi sejak dini untuk membangun integritas dalam bernegara, sehingga tindakan korupsi dipastikan akan berkurang.

"Visi misi AMIN akan memasukkan pendidikan anti-korupsi sejak tingkat yang paling bawah. Jadi membangun bangsa yang berintegritas sejak TK, SD, dan seterusnya, inilah program jangka panjang dalam rangka membangun integritas nasional," jelasnya.



Bank Foto

Dokumentasi kegiatan Akademi Bela Negara NasDem